a stack of three books sitting on top of each other

Fakta tentang KGBO

Mitos dan Fakta tentang

Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) sering disalahpahami oleh masyarakat melalui berbagai mitos yang keliru. Mitos utama meliputi anggapan bahwa KBGO bukan masalah nyata karena terjadi di dunia maya, korban dianggap memancing kejadian tersebut, dan masalah ini hanya sebatas keisengan atau candaan biasa

Fakta
  1. Bisa menimpa siapa saja tanpa memandang gender atau usia.

  2. Dampak psikologisnya sama beratnya dengan kekerasan fisik.

  3. Kesalahan sepenuhnya ada pada pelaku yang melanggar privasi.

  4. Jejak digital sulit hilang dan bisa disebar ulang oleh pelaku.

  5. Terjadi karena penyalahgunaan kuasa, bukan karena pakaian.

  6. Salah. Jejak digital tetap dapat ditelusuri.

Mitos
  1. Hanya terjadi pada perempuan

  2. Bukan kekerasan nyata

  3. Salah korban karena tidak hati-hati

  4. Bisa selesai jika hapus akun

  5. Hanya menimpa orang yang berpakaian terbuka.

  6. Kalau pakai akun anonim, pasti aman.

Penjelasan Lengkap Mitos vs Fakta

  • Mitos: KBGO bukan kekerasan "nyata" karena hanya terjadi di dunia maya.

    • Fakta: Dampak KBGO sangat nyata dan berbahaya. Korban sering mengalami trauma mendalam, depresi, kecemasan akut, hingga pemikiran untuk mengakhiri hidup akibat paparan hoaks, ancaman, atau penyebaran konten pribadi secara ilegal (NCII).

  • Mitos: KBGO hanya menimpa perempuan.

    • Fakta: Meskipun data dari institusi seperti komnas perempuan menunjukkan perempuan adalah korban mayoritas, KBGO bisa menimpa siapa saja, termasuk laki-laki dan kelompok minoritas gender. Remaja dan dewasa muda juga tercatat sebagai kelompok yang sangat rentan.

  • Mitos: Korban yang bersalah karena mengirim foto pribadi atau kurang menjaga privasi.

    • Fakta: Mengirim foto kepada orang yang dipercayai (seperti pasangan) adalah hak privasi individu. Tindakan kriminal terjadi ketika pelaku membagikan, mengancam (sextortion), atau memanfaatkan foto tersebut tanpa persetujuan (consent) korban. Fokus kesalahan harus selalu ditekankan pada pelaku, bukan korban.

  • Mitos: Masalah selesai cukup dengan menghapus akun media sosial atau mematikan internet.

    • Fakta: Menghapus akun tidak otomatis menghentikan penyebaran informasi atau foto yang sudah telanjur diunduh oleh pelaku. Jejak digital sangat sulit dihapus sepenuhnya dan kontrol atas konten tersebut sudah hilang dari tangan korban.

  • Mitos: KBGO terjadi karena korban memancing pelaku dengan pakaian atau konten seksi.

    • Fakta: Kasus pelecehan digital tetap terjadi pada orang yang mengunggah foto biasa atau bahkan berhijab. KBGO tidak didorong oleh pakaian korban, melainkan oleh niat jahat, ketimpangan relasi kuasa, dan hasrat pelaku untuk mengontrol atau mempermalukan korban.

KUIS SINGKAT

Uji pemahaman anda tentang Pencegahan KBGO melalui kuis SafeSchool Digital.