
PERSFEKTIF KBGO
Gunakan prinsip AMAN:
A — Amankan diri
Jangan panik. Cari tempat aman. Hubungi orang dewasa yang dipercaya, seperti orang tua, wali kelas, guru BK, kakak, atau pendamping sekolah.
M — Menyimpan bukti
Simpan bukti seperti:
screenshot chat
link akun atau unggahan
nomor telepon
waktu kejadian
nama akun
rekaman ancaman
identitas saksi jika ada.
Jangan mengedit bukti. Simpan dalam folder aman atau kirim ke orang dewasa yang dipercaya.
A — Atur privasi digital
Langkah awal yang bisa dilakukan:
ubah kata sandi
aktifkan verifikasi dua langkah
blokir pelaku
laporkan akun ke platform
batasi komentar atau pesan dari orang asing
cek aplikasi yang punya akses ke lokasi atau galeri.
N — Nyari bantuan
Korban tidak harus menyelesaikan semuanya sendiri. Laporkan kepada.
guru BK atau wali kelas;
orang tua/wali;
satuan tugas atau tim perlindungan anak di sekolah jika ada;
UPTD PPA di daerah;
Jika Kamu Menjadi Korban, Apa yang Harus Dilakukan?
Ketika temanmu menjadi korban, jangan menyalahkan. Gunakan prinsip DENGAR:
D — Dengarkan tanpa menghakimi
Katakan:
“Aku percaya kamu.” “Ini bukan salah kamu.” “Kamu tidak sendirian.”
E — Empati
Jangan memaksa korban bercerita detail. Biarkan korban bercerita sesuai kesiapan.
Jangan memaksa korban bercerita detail. Biarkan korban bercerita sesuai kesiapan.
N — NOT SPREADING
Jangan meneruskan foto, video, chat, atau rumor. Meneruskan konten justru bisa memperparah kekerasan.
G — Gunakan bantuan orang dewasa
Ajak korban menemui guru BK, wali kelas, atau orang tua yang dipercaya.
A — Amankan bukti
Bantu korban menyimpan bukti, bukan menghapus semuanya secara terburu-buru.
R — Rahasiakan identitas korban
Jangan menjadikan kasus sebagai bahan gosip kelas atau grup.
Jika Kamu Menjadi Teman Korban ?
